Massa Jenis

Massa Jenis – Pengertian, Rumus, Cara Mengukur Lengkap Beserta Contoh

Jika Anda membawa 1 kg benang nilon, tampaknya lebih ringan daripada mengangkut 1 kg beras.

Mengapa itu terjadi, meskipun mereka berdua memiliki bentuk yang sama dan memiliki massa 1 kg? Peristiwa ini terjadi karena perbedaan kepadatan satu zat dengan zat lain, walaupun bentuknya adalah zat yang sama.

Nah untuk Rincian lebih lanjut simak penjelasana yang sudah contohsoal.co.id rangkum berikut.

Pengertian Massa Jenis

Massa Jenis
Massa Jenis

Kepadatan adalah ukuran massa masing-masing satuan volume suatu benda. Semakin besar kepadatan suatu benda, semakin besar massa setiap volume. Kepadatan rata-rata dari setiap objek adalah massa total dibagi dengan volume total.

Kerapatan suatu zat disebut kerapatan, yang diberikan oleh ρ (rho), yang merupakan hasil bagi massa suatu zat untuk volumenya. Ini sesuai dengan sifat-sifat utama suatu zat, yaitu massa dan volume.

Rumus Massa Jenis

Anda dapat melihat bahwa kepadatan suatu benda bisa berbeda, bahkan jika masing-masing bahan memiliki dimensi yang sama. Ini karena kepadatan tergantung pada massa dan volume.

Secara matematis, kepadatan suatu zat dapat ditentukan dengan persamaan berikut.

P = m / v

Keterangan:
ρ = kepadatan (kg m-3)
m = massa zat (kg)
V = volume zat (m3)

Mengukur massa jenis zat padat

Pengukuran kepadatan benda padat dibagi menjadi 2, yaitu

Pengukuran kepadatan benda padat dengan bentuk biasa
Pertama, mengukur kepadatan benda padat dengan bentuk biasa

Kemudian kita harus mengukur massa zat dengan skala atau skala

Untuk volume, kita dapat menghitung dengan rumus bentuk objek, itu kubus atau blok, dan seterusnya …

Akhirnya, tentukan kepadatan zat dengan membagi massa zat dengan volumenya. Cukup mudah, sobat

Pengukuran kepadatan benda padat dengan bentuk tidak beraturan
Untuk mengukur kerapatan benda padat non-reguler, kita bisa menggunakan alat seperti timbangan dan gelas ukur.

Misalnya, kepadatan yang ingin kita temukan adalah batu, langkah-langkah yang perlu diambil;

  • Pertama mengukur massa batu dengan menimbangnya dalam keseimbangan.
  • Kemudian cari volume batu dengan menempatkannya di gelas ukur berisi air yang volumenya sebelumnya diketahui.
  • Untuk mengukur volume batu yang kita ketahui dengan menghitung fluktuasi volume air dalam gelas ukur. (Volume akhir dikurangi volume awal)

Terakhir, tentukan kepadatan batu dengan membagi massa batu dengan volume.

Mengukur massa jenis zat cair

Untuk mengukur kerapatan cairan, kita bisa menggunakan alat yang disebut Hydrometer.

Instrumen ini memiliki skala kerapatan dan pemberat yang dapat digunakan untuk menentukan posisi vertikal hidrometer.

Penentuan kerapatan dengan alat ini dilakukan dengan memasukkan hidrometer ke dalam cairan.

Hasil pengukuran dapat diperoleh dengan mengukur kedalaman hidrometer semakin rendah kepadatan objek yang akan diukur.

hidrometer

Selain mengukur kepadatan dengan hidrometer, teman saya juga bisa secara tidak langsung mengukur kepadatan zat cai.

langkah-langkah yang perlu kita ambil;

  • Pertama siapkan gelas ukur kosong dan timbang massa gelas, mis. Setelah mengukur 155 gram.
  • Kemudian isi gelas ukur dengan cairan yang kepadatannya harus ditentukan, hingga ukuran tertentu, misalnya. B. 100 cm3
  • Ketiga, timbag kembali setelah ember diisi dengan cairan, dan massa ember mungkin, misalnya, 255 gram.

Kepadatan cairan jadi 4 adalah (255-155) gram = 100 cc = 1,0 g / cc

Contoh Soal Massa Jenis

Blok kuningan memiliki panjang 8 cm, lebar 5 cm dan tinggi 2,5 cm. Jika diketahui bahwa kepadatan pembawa kuningan adalah 8,400 kg / m3, berapakah massa pembawa?

diskusi
di mana:
kuningan bar
p = 8 cm = 0,08 m
l = 5 cm = 0,05 m
t = 2,5 cm = 0,025 m
= 8,400 kg / m³

Ditanyakan: m = …?

Jawab: V = p x l x t
V = 0,08 m × 0,05 m × 0,025 m
= 0,0001 m3
m = ρ x V
= (8,400 kg / m3) (0,0001 m3)
= 0,84 kg

Dengan demikian, massa pembawa kuningan adalah 0,84 kg.

Contoh Soal 2

Diketahui bahwa massa batuan adalah 100 g. Hitung kepadatan batu-batu ini dalam satuan gr / cm3 dan satuan kg / m3.

Cara mengatasi:

Pertama, kami menghitung volume batu dengan mengurangi volume air yang sudah mengandung batu dari volume air yang belum mengandung batu.

  • V. stone = V. after – V. sebelumnya
  • V. batu = 100 ml – 50 ml
  • V. batu = 50 ml

Untuk mengonversi satuan volume dari ml ke liter (lt) ke cm3:

  • 1 liter = 1000 ml = 1 ml = 0,001 lt
  • 1 lt = 1 dm³ = 1000 cc
  • 1 ml = 1 cm³
  • 50 ml = 50 cm³

Sekarang hitung densitas batu dengan membagi massa batu dengan volume batu.

ρ = m / V

  • = 100g / 50cc
  • = 2 g / cm³

Untuk mengubah satuan kerapatan dari gr / cm3 ke kg / m3, cukup kalikan 1000 sehingga:

  • = 2 g / cm³ = 2000 kg / m³

Mengapa dikalikan dengan 1000? Bisakah Anda mendemonstrasikan perubahan dari 2 g / cm3 menjadi 2000 kg / m3?